Sabtu, 27 Februari 2016

6 TIPS BELAJAR MENJELANG UN


Tips belajar buat persiapan un
1.belajar 6 bulan sebelum un
     Belajar 6 bulan sebelum un sangat efektif karena tidak terlalu tergesa gesa belajar dan relatif serius.
2.buatlah kelompok belajar
     Belajar dengan membuat kelompok lebih aktif dari pada belajar sendirian karena pasti ada rasa tidak mau kalah dengan teman dan usahakan bergaul atau belajar dengan teman yang mempunyai kepintaran lebih hebat dari pada kamu.
3.jangan terbiasakan belajar semalaman
    Belajar semalaman itu di lakukan pelajar kala tidak ada waktu lagi untuk belajar. Jadi seperti tertera pada nomor satu kita tidak boleh memaksakan otak dan fisik kita berkerja terlalu berat karena biasanya kalo belajar semalaman  pasti tidak konsen pada hari h nya.
4.sempatkan waktu untuk beristirahat
      Tubuh dan pikiran kita pasti merasakan capek ketika belajar. Jadi kira boleh menyempatkan waktu untuk beristirahat setidaknya 10 sampai 20 menit. Kalau saya biasanya beristirahat di pantai atau pergi ke sungai
5.belajar lah yang sulit duluan
    Biasanya kalau menghadapi un mata pelajaran yang biasanya di anggap sulit adalah matematika dan fisika. Oleh karena itu belajar lah yang sulit duluan karna bila yang sulit sudah dimengerti pasti yang gampang di mengerti juga.
6.percaya diri
    Kita harus percaya diri kita masing masing jangan percaya kepada orang yang biasanya ngejual jawaban. Karna biasanya hal yang kita lakukan dengan kerja keras sendiri kita akan merasakan kebangaan kepada diri kita
http://downloads.ziddu.com/download/25250402/TMPDOODLE1456628618834.jpg.html

kumpulan rumus matematika


Satuan Kuantitas :
1 lusin  =  12 buah
1 gros  =  12 lusin
1 gros  =  144 buah
1 kodi  =  20 lembar
1 rim  =  500 lembar
Rumus Kecepatan
Kecepatan = Jarak : Waktu;
Jarak = Kecepatan x waktu;
Waktu = Jarak : Kecepatan
Rumus Debit
Debit = Volume : Waktu;
Volume = Debit x Waktu;
Waktu = Volume : Debit
Perbandingan

Rumus Skala
Skala = Jarak Sebenarnya : Jarak Pada Peta;
Jarak Sebenarnya = Skala x Jarak Pada Peta;(jadikan km);
Jarak Pada Peta = Jarak Sebenarnya : Jarak Pada Peta,
Rumus Luas Bangun Datar :
Persegi = s x s,  keliling 4 x s;
Persegi panjang = p x l, keliling = 2( p +l);
Segitiga = 1/2 x alas x t;
Jajargenjang = alas x tinggi ;
Belahketupat = 1/2 x d1 x d2 ;
Layang-layang = 1/2 x d1 x d2;
Trapesium = 1/2 (a +b) x tinggi;
Lingkaran = πr², keliling = 2πr
Rumus Volume Bangun Ruang
Kubus = s x s x s, luas permukaan = 6 x s²;
Balok = p x l x t, luas permukaan = 2(pxl + pxt + lxt);
Prisma segitiga = L alas x t, luas permukaan = ( 2 x luas alas) + (t x keliling alas);
Limas segiempat = 1/3 x alas x tinggi, luas permukaan = s x s + 4(luas segitiga);
Tabung = πr² x t, luas permukaan = 2πr(r+t);
Kerucut = 1/3 x πr²t, luas permukaan = π r (r + s);
Bola = 4/3 x πr³, luas permukaan = 4 x πr²
Rumus Konversi Satuan Suhu
Rumus merubah celcius ke kelvin = Celcius + 273,15
Rumus merubah celcius ke rheamur = Celcius x 0,8
Rumus merubah reamur ke celcius = Rheamur x 1,25
Rumus merubah celcius ke fahrenheit = (Celcius x 1,8) + 32
Rumus merubah fahrenheit ke celcius = (Fahrenheit - 32) / 1,8
Rumus merubah rheamur ke farenheit = (Rheamur x 2,25) + 32
Operasi Hitung Bilangan Pecahan

Operasi Hitung Campuran
Pengerjaan dalam tanda kurung dikerjakan terlebih dahulu.
Perkalian dan pembagian mempunyai kedudukan yang lebih kuat dibandingkan dengan penjumlahan dan pengurangan.
Perkalian dan pembagian memiliki kedudukan yang sama, artinya pengerjaan perkalian dan pembagian dilakukan terlebih dahulu. Apabila dalam pengerjaan hitung terdapat perkalian dan pembagian, maka yang dikerjakan terlebih dahulu adalah pengerjaan sebelah kiri dahulu.
Penjumlahan dan pengurangan memiliki kedudukan yang sama. Apabila dalam pengerjaan hitung terdapat penjumlahan dan pengurangan, maka yang dikerjakan terlebih dahulu adalah pengerjaan yang berada di sebelah kiri dahulu.
Operasi Hitung Bilangan Bulat
a. Penjumlahan dan Pengurangan

b.Perkalian dan pembagian bilangan bulat
Pada dasarnya perkalian bilangan bulat hampir sama dengan perkalian bilangan cacah. Namun pada perkalian bilangan bulat  terdapat aturan perkalian tanda dengan tententuan :
(+) x (+) = (+)
(+) x (-)  = (-)
(-)  x (+  = (-)
(-)  x (-) = (+)
Dalam operasi pembagian bilangan bulat juga berlaku aturan, sebagai berikut :
(+) : (+) = (+)
(+) : (-)  = (-)
(-) : (+)  = (-)
(-) : (-)   = (+)
Pengolahan Data
Rata-rata = Banyak Data : Jumlah Data;